About

Panen Raya

Panen Raya Bulan Februari-Maret Tahun 2026

Apel Senin

Apel Pagi Aparat Desa Tiap Hari Senin

Tim Sepak Bola APDES Wawo

Turnamen Sepak Bola APDES CUP I Kecamatan Wawo.

Musim Tanam Padi

Musim Tanam Padi di Persawahan Desa Wawo.

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-28 tahun 2024 sekecamatan Wawo dilaksanakan di Lapangan Upacara SMP Negeri 3 Kolaka Utara.

Selamat Datang di Pusat Informasi Pembangunan Desa Wawo Kecamatan Wawo Kabupaten Kolaka Utara

Wednesday, April 29, 2026

Rekor Baru, Panen Raya Desa Wawo Tembus 520 Ton Gabah Kering Panen (GKP) di Awal Tahun 2026

 


Penulis: ADMIN DESA

KOLAKA UTARA – Area persawahan di Desa Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, mencatatkan sejarah baru dalam sektor pertanian daerah. Lahan sawah seluas kurang lebih 80 hektare (Ha) di wilayah tersebut berhasil memproduksi gabah dalam jumlah besar pada siklus panen awal tahun ini. 

Tercatat, hasil panen pada periode Februari hingga Maret 2026 mencapai angka fantastis, yakni kurang lebih 520 ton Gabah Kering Panen(GKP). Lonjakan produktivitas ini disambut antusias oleh kelompok tani dan pemerintah desa setempat.


Bambang, S.TP, selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang mendampingi petani di Desa Wawo, menyatakan bahwa capaian ini merupakan titik tertinggi yang pernah diraih oleh desa tersebut selama ini. "Hasil panen di bulan Februari-Maret 2026 ini merupakan hasil panen tertinggi selama ini di persawahan Desa Wawo," ungkap Bambang.

Menanggapi keberhasilan tersebut, Kepala Desa Wawo, Abdullah, S.Si, mengucapkan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT. Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh petani di Desa Wawo atas kerja keras yang telah dilakukan.


"Terima kasih kepada seluruh petani Desa Wawo yang telah kompak bekerja keras sehingga hasil panen dapat meningkat. Tentunya harapan kami sebagai Pemdes Wawo, bagaimana proses tanam selanjutnya bisa lebih meningkat lagi hasilnya," ujar Abdullah.

 Lebih lanjut, Abdullah menekankan pentingnya sinergi mengingat luas lahan persawahan Desa Wawo yang mencapai 80 Ha. Menurutnya, luas lahan tersebut memerlukan manajemen kekompakan yang solid, terutama dalam hal pengendalian hama.

"Perlu adanya kekompakan untuk mencegah hama yang menyerang tanaman padi. Dengan kekompakan petani mulai dari pembajakan, pemupukan, hingga penyemprotan yang dilaksanakan secara serentak, hal itu dapat meminimalisir kerusakan akibat hama dan tentunya meningkatkan hasil panen untuk berikutnya," tutupnya.