![]() |
| salah satu rumah warga terdampak pasang air laut di Dusun I Desa Wawo |
Penulis:
Admin Desa
WAWO – Fenomena pasang laut astronomis
memicu luapan air ke pemukiman warga di kawasan pesisir Desa Wawo, Kecamatan
Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, pada Senin
(18/5/2026). Air laut dilaporkan mulai meluap dan merembes masuk ke
dalam rumah salah satu warga yang letaknya berada sangat dekat dari struktur
talud pantai Desa Wawo akibat tingginya volume pasang naik pertama.
Kondisi
pasang surut campuran condong ke ganda (mixed tide, prevailing semi-diurnal)
sepanjang bulan Mei 2026 ini berada pada grafik berkekuatan tinggi. Berdasarkan
data pantauan pemodelan oseanografi, koefisien pasang saat ini mencapai angka 86
hingga 90, yang memicu pergerakan massa air laut Teluk Bone bergerak lebih
masif ke daratan landai pada jam-jam puncak pasang.
Meski
air laut merendam sistem drainase, kondisi ini beruntung tidak sampai
menimbulkan kerusakan masif pada sektor pertanian. Ketiadaan gelombang ombak
yang tinggi di perairan sekitar membuat air laut yang meluap tertahan di dalam
saluran irigasi dan tidak sampai masuk
ke area petak sawah milik para petani setempat.
Melansir
data riil dari stasiun pemantauan Prakiraan Cuaca Perairan Teluk Bone BMKG, kondisi makro cuaca
di perairan Teluk Bone Barat bagian Kolaka Utara saat ini dilaporkan mengalami Hujan Ringan hingga Berawan Tebal.
Hembusan angin permukaan bergerak dari arah Timur Laut ke Barat dengan
kecepatan berkisar antara 5 hingga 18 knot.
Meskipun
potensi tinggi gelombang kategori Tenang
hingga Rendah (0,1 - 0,6 meter) membuat riak pantai cenderung
aman dari abrasi ombak besar, BMKG memperingatkan adanya potensi fenomena Gust
atau peningkatan kecepatan angin secara mendadak yang dapat memicu perubahan
arus pantai sewaktu-waktu.
Masyarakat
diimbau tetap mencermati estimasi fluktuasi jadwal pasang surut harian berikut
untuk mengantisipasi luapan susulan:
· Ø Pasang Naik I: Terjadi dini hari pukul 01:55 WITA dengan ketinggian 1,7 meter (memicu rembesan di rumah dekat talud).
Ø Surut Rendah I: Terjadi pagi hari pukul 06:51 WITA dengan penyusutan air
hingga 1,0 meter.
Ø Pasang Naik II (Maksimum): Terjadi siang hari pukul 13:08 WITA dengan puncak tertinggi
mencapai 2,4 meter (memicu luapan ke drainase persawahan).
Ø Surut Rendah II (Minimum): Terjadi malam hari pukul 20:14 WITA dengan titik surut terdalam
mencapai -0,3 meter.
Otoritas
maritim melalui Tide Tables tahunan milik Pushidrosal
mengingatkan bahwa batas pasang maksimum musiman di pantai Kolaka Utara
sepanjang Mei 2026 bisa mencapai 2,4 hingga 2,5 meter. Warga serta
nelayan yang bermukim di sepanjang perimeter talud pantai Desa Wawo diminta
untuk terus meningkatkan kewaspadaan mandiri dan mengamankan tali tambat perahu
saat jam puncak pasang tiba.







0 comments:
Post a Comment